Recommendations based on "His Dark Materials#3: Teropong Cahaya (The Amber Spyglass)"
Based on your reading history, we think you will also enjoy the following books.
By Colleen Hoover
Semua Dimulai Pada 9 November, Pertemuan Pertama Fallon O’neil Dan Benton James Kessler. Saling Tertarik, Fallon Dan Ben Menghabiskan Hari Terakhir Fallon Di L.a., Tepat Sehari Sebelum Fallon Pindah Ke New York, Dan Mereka Berjanji Akan Terus Bertemu. Hanya Satu Hari Dalam Setahun: 9 November. Selain Itu, Tak Ada Komunikasi Lainnya. Tidak Pertemuan, Tidak Saling Menelepon, Tidak Kontak Lewat Medsos, Apa Pun. Waktu Menguji Mereka, Tapi Keduanya Berhasil Terus Bertemu Pada Tanggal Yang Sama Setiap Tahun. Hingga Suatu Hari Tersingkap Rahasia Yang Ben Sembunyikan Selama Ini. Bahwa 9 November Adalah Benang Merah Masa Lalu Mereka. Bahwa Mereka Lebih Terhubung Daripada Yang Dikira Fallon Selama Ini.
By Minta Suzumaru
Taishins Entscheidung, an einer Universität in der Großstadt zu studieren, hat nur einen Grund: Er will Takara finden, der ihn bei einer zufälligen Begegnung vor einigen Jahren getröstet hatte, nachdem sein geliebtes Haustier gestorben war. Ein Wiedersehen lässt nicht lange auf sich warten, aber der ältere Student ist überraschend distanziert und kühl. Doch Taishin gibt nicht auf! Und aus irgendeinem Grund kann Takara auch nicht die Augen von ihm lassen …
By Miyuki Mitsubachi
Yuki und Sho sind im Sommercamp von morgens bis abends zusammen. Mal ein heimlicher Moment auf dem Balkon, dann wieder ein ungeplantes Zusammentreffen im Bad. Die beiden schaffen es ganz gut, ihre Beziehung geheim zu halten. Doch dann sagt Sho vor allen anderen etwas, dass die ganzen Anstrengungen zunichte machen könnte … Jetzt mit einer exklusiven Postkarte in der ersten Auflage!
By Hiro Fujiwara
Misaki, ketua OSIS di SMA Seika, sangat melindungi kepentingan siswi dan berusaha membatasi kebebasan para siswa. Ternyata Misaki bekerja sambilan sebagai pelayan di sebuah cafe... dan dia tidak ingin teman-temannya mengetahui pekerjaannya.Namun... seorang siswa keren mengetahui rahasianya!
By Tyler Wetherall
'has A Queasily Compelling Power' The Times 'haunting And Visceral As A Fairytale' Lilly Dancyger 'brims With Sex And Violence And Threat, And Moves To A Crescendo Of Strange And Magical Beauty' Rebecca Stott Sissy Is Used To Being On The Outside. The New Girl In Her West Country School, She Recently Arrived With Her Troubled Mother, Prone To Letting Sissy Fend For Herself. But From The Day Sissy Fights A Boy In Front Of Tegan, She's No Longer Alone. Bonded By Violence, They Grow So Close They Feel Like One Being: Wrapped Around Each Other In Bed At Sleepovers, Sending Photographs To Men They Meet Online, And Scaring Each Other With Reports Of The Girls Being Snatched At Night In Their Town. Over The Course Of The School Year, They Find Themselves On The Threshold Of Girlhood, With Threats Gathering Thick And Fast Around Them. And As Their Make-believe Worlds Bleed Into Their Daily Lives, Sissy Feels Herself Transforming Into Something Strange And Terrifying. Amphibian Is A Tender, Haunting Coming-of-age Debut About Desire, Precocity And The Intensity Of Early Friendships That Have The Power To Upend Our Lives.
By Stephen King
TKO Studios presents "Sara" by bestselling writer Garth Ennis (PREACHER - adapted into a hit TV show for AMC, The Boys, Hitman, Crossed, War Stories, Battlefields, Battlefields, THE PUNISHER, Fury) NAZI OCCUPIED RUSSIA, 1942. FIGHT HARD. SHOOT STRAIGHT. DO NOT LET THEM TAKE YOU ALIVE. SARA is a gripping war story following a team of female Russian snipers as they beat back the Nazi invaders during a brutal winter campaign on the WWII Eastern Front. Written by Garth Ennis (PREACHER, PUNISHER, THE BOYS), drawn by Steve Epting (CAPTAIN AMERICA, VELVET), colored by Elizabeth Breitweiser (BATMAN, OUTCAST), lettered by Rob Steen (PUNISHER), and edited by Sebastian Girner (DEADLY CLASS). "It's one of the best war stories that the comic book creator has put to paper." - COMICBOOK.COM "A heartbreaking character study about what one woman will sacrifice in the name of her country." - THE A.V. CLUB "Holy Wow is this a good looking comic." - THE BEAT
By Stephen King
Pada jam-jam jelang subuh, di sebuah kota Midwest yang lesu, ratusan orang mengantre di bursa kerja. Tiba-tiba seorang pengendara mobil melaju kencang ke arah mereka dalam mobil Mercedes curian, menggilas tanpa ampun, mundur, lalu menabrak lagi. Delapan orang tewas, lima belas terluka. Si pembunuh lolos. Di bagian lain kota, beberapa bulan kemudian, pensiunan polisi Bill Hodges masih terbayang-bayang kasus tak terpecahkan itu. Lalu seseorang menulis surat kepadanya, mengaku sebagai si penabrak dan mengancam akan melakukan serangan lebih dahsyat. Hodges pun memutuskan untuk aktif kembali demi mencegah terulangnya tragedi itu. Brady Hartfield tinggal bersama ibunya yang pemabuk. Dia sangat menyukai perasaan berkuasa yang meliputinya ketika berada di belakang kemudi mobil Mercedes-nya, dan dia ingin merasakan hal itu lagi. Dan rencana Brady berikutnya, apabila berhasil, akan menewaskan atau melukai ribuan orang. Hanya Bill Hodges yang bisa menahan si pembunuh sebelum dia beraksi kembali.
By Yoichi Takahashi
Duel maut antara Nankatsu SC dan Meiwa FC masih tidak dapat diselesaikan meskipun sampai pada babak perpanjangan waktu, maka akhirnya pertandingan berlarut-larut ke babak tambahan perpanjangan waktu. Dapatkah permainan duet maut Tsubasa dan Misaki yang terakhir membawa kemenangan untuk Nankatsu?
By Fujiko F. Fujio
Komik “Doraemon Petualangan” bercerita tentang Doraemon yang dikirim kembali ke masa kehidupan Nobita oleh cicit Nobita, Sewashi. Robot kucing ini dikirim untuk memperbaiki kehidupan Nobita agar keturunannya merasakan kehidupan yang lebih baik. Dalam kehidupan aslinya tanpa dibantu Doraemon, Nobita sering gagal dalam pelajaran sekolahnya, gagal dalam pekerjaan, dan mempunyai masalah keuangan. Nobita diceritakan sebagai seorang anak sekolah yang memiliki sifat pemalas. Dengan diketahuinya Doraemon memiliki kantong ajaib yang dapat mengeluarkan benda apapun, petualangan seru Nobita dan kawan-kawan pun dimulai. Nobita harus menemukan topik untuk PR musim panasnya, yaitu penelitian bebas. Doraemon pun mengeluarkan alat untuk mengamati penciptaan dunia agar Nobita dapat menulis laporan yang seperti buku harian. Suneo, Giant, dan Shizuka akhirnya bergabung dan bersama-sama mereka mengawasi kelahiran dunia, suku dan peradaban. Sementara itu, patroli waktu sedang mencari komplotan penjahat yang tidak sengaja mencuri dengar percakapan Giant tentang penelitian mereka. Para penjahat itu pun menangkap Giant dan Suneo! Ayo, ikuti petualangan Nobita, Doraemon, dan kawan-kawan dalam serial komik “Doraemon Petualangan” yang bisa kamu dapatkan di Gramedia! Judul : Doraemon Petualangan 15 Rating : Semua umur Genre : Fantasy, Adventure, Humor Cerita & Ilustrasi : Fujiko F. Fujio Penerbit : Elex Media Komputindo Tebal : 192 halaman Format : Soft Cover Tanggal Terbit : 26 April 2016 Dimensi : 114 mm x 172 mm Teks Bahasa : Indonesia
By Eká Kurniawan
BOOK OF THE YEAR IKAPI 2015 DITERJEMAHKAN KE BAHASA INGGRIS, PRANCIS, ITALIA, JERMAN DAN KOREA Pada lanskap yang sureal, Margio adalah bocah yang menggiring babi ke dalam perangkap. Namun di sore ketika seharusnya rehat menanti musim perburuan, ia terperosok dalam tragedi pembunuhan paling brutal. Di balik motif-motif yang berhamburan, antara cinta dan pengkhianatan, rasa takut dan berahi, bunga dan darah, ia menyangkal dengan tandas. “Bukan aku yang melakukannya,” ia berkata dan melanjutkan, “Ada harimau di dalam tubuhku.” “Eka menyajikan perkembangan menarik, dan akan kian kuat jika ia berhasil melebur habis pengaruh para pengilham besar. Lelaki Harimau ini lebih licin dari Cantik Itu Luka.” — Nirwan Ahmad Arsuka “Deskripsi perkembangan psikologis para tokoh Lelaki Harimau membuat kita menyadari betapa nilai-nilai moral yang diajarkan dalam kehidupan sehari-hari ternyata terlalu sederhana, tak memadai untuk menilai kehidupan manusia yang penuh likuliku.” — Katrin Bandel, Kompas “Brilliant, tight-knit and frightening village tragedy.” — Benedict Anderson, New Left Review “Tight, focused and thrilling. Like a good crime novel, Man Tiger (Lelaki Harimau) works best when read in a single sitting, and its propulsive suspense is all the more remarkable because Kurniawan reveals both victim and murderer in the first sentence.” — Jon Fasman, The New York Times “Refreshingly, Kurniawan puts value on literature as entertainment, and his books are certainly that.” — Deborah Smith, The Guardian